Hanya Demi Membeli Makeup, Ibu di China Tega Menjual Anaknya

Hanya Demi Membeli Makeup. Ibu di China Tega Menjual Anaknya – Sebagai seorang ibu seharusnya menjaga dan melindungi anaknya, apalagi anak yang lahir dari rahimnya sendiri dan tidak mungkin akan tega menyakiti anaknya aplagi berpisah darinya. Namun tidak semua Ibu begitu, saat ini masih ada banyak ibu yang gelap mata dan gelap hati sehingga tega menyakiti buah hatinya sendiri.

Tak hanya menyakiti saja, bahkan ada beberapa ibu tega menjual anak kandungnya sendiri kepada orang lain guna menyenangkan dirinya, seperti hal apa yang terjadi pada ibu asal China yang satu ini.

Ibu yang tega menjual anak kandungnya sendiri ini bernama YUU dan berasal dari provinsi Yunan, Tiongkok. Dari laporan yang ada Ibu ini tega menjual anak kandungnya yang baru berusia 1 tahun dan menggunakan uang hasil penjualan anak ini untuk membeli make up dan keperluan lainnya.

Untuk menutupi kelakuan jahat yang dilakukannya sendiri ini. YUU Melapor kepihak berwajib jikaia baru saja kehilangan anak kandungnya di stasiun kereta api. Wanita ini membuat laporan bahwa ia pergi bersama anaknya ke stasiun kereta api dan pada tengah jalan ia kehilangan anaknya, lalu ia pun segera melapor apa yang dialaminya ini ke kantor polisi setempat.

Saat dilakukan penyelidikan oleh polisi. Polisi rupanya menemukan fakta lain. Polisi menemukan bahwa huahua anak kandung pelaku ini tidak hilang karena diculik atau kesasar, anak yang baru berusia 1 tahun ini rupanya telah di jual oleh ibu kandungnya sendiri.

Yuu pun mengakui perbuatannya ini, ia  mengaku telah menjual buah hatinya dengan harda 50rb yuan atau setara dengan Rp. 100juta. Yuu Bahkan mengaku bahwa ia telah menggunakan uang hasil penjualan anaknya sekitar 13 juta hanya untuk membeli Makeup.

Setelah dilakukan penyelidikan juga pencarian selama 3 hari, Polisi akhirnya menemukan Huahua. Ia kemudian diserahkan kepada Ayahnya. Dua orang yang membeli Huahua kemudian ditangkap dengan dakwaan perdagangan anak, Sedangkan Yuu, ia di tangkap dan didakwa dengan ancaman Hukuman yang berat.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*