Tourbillon Ala Negeri Tirai Bambu

Tourbillon movement atau biasa disebut dengan mesin tourbillon, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1795 dan telah dipatenkan oleh Abraham-Louis Breguet, yaitu seorang keturunan Perancis dan Swiss pada 26 Juni 1801. Mesin Tourbillon ini memiliki fungsi untuk mengurangi efek dari gaya gravitasi agar jam tangan tetap berfungsi secara normal pada posisi apapun dan bahkan di tempat yang memiliki gaya gravitasi yang rendah sekalipun.

Pada tahun 2005, Sea-Gull meluncurkan sebuah jam tangan pertamanya yang menggunakan mesin tourbillon. Tianjin Economic Commission (Badan Ekonomi Tianjin) menyatakan bahwa teknologi dikembangan dan digunakan Seagull ini adalah merupakan sebuah teknologi terdepan dalam negeri pada saat itu. Sejak saat itu, Seagull Watch kemudian memulai persaingannya dengan tiga kekuatan utama dalam industri jam tangan mechanical dunia pada saat itu. Hal tersebut kemudian secara perlahan-lahan mulai menghilangkan persepsi masyarakat bahwa jam tangan mechanical yang kompleks serta mewah bukan hanya diproduksi oleh Swiss dan Jerman saja.

Salah seorang pengguna jam tangan Tourbillon produksi Sea-Gull membandingkan jam tangan Sea-Gull dengan jam tangan buatan Swiss miliknya. Dimana dia berpendapat bahwa jam tangan Tourbillon produksi Sea-Gull tidak kalah kualitasnya jika dibandingkan dengan jam tangan buatan Swiss. Sebaliknya, akurasi dari jam terutama akurasi menitnya memiliki kualitas yang lebih baik saat dibandingkan dengan jam tangan buatan Swiss. Jam tangan Tourbillon produksi Sea-Gull pun kelihatan lebih kokoh. Dilihat dari segi design jam tangan Tourbillion Seagull ini tidak kalah elegan dan exclusive. Kesan mewah ini terpancar jelas pada desain jam tangan merek Sea-Gull ini. Kemudian Ia pun menambahkan bahwa Tourbillon ini merupakan sebuah jam tangan yang membutuhkan servis rutin yang tinggi, hal ini sesuai dengan tingkat kerumitan dari mesin yang digunakan. Oleh karena itu, merek jam tangan Sea-Gull ini lebih bisa diandalkan untuk pemakaian sehari-hari, ditambah dengan harganya yang lebih bersahabat. Sementara untuk jam tangan buatan Swiss menurutnya masih terlalu mahal. Walaupun jam tangan Toubillon ini buatan China, ternyata jam tangan ini punya nomor seri yang unik yang bertujuan untuk membuktikan keasliannya. Menurutnya, untuk kali ini produk dengan label “made in China” tidak menggambarkan tentang produk imitasi atau produk yang berkualitas rendah, tapi produk yang berkualitas tinggi dengan design yang berkelas, elegan, serta exclusive.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *