DESIGN DAN FUNGSIONALITAS CARTIER DRIVE

Anda sedang mencari jam tangan yang tipis dan elegan dengan harga yang cukup terjangkau? Salah satunya adalah jam tangan Cartier Drive Extra Flat. Jam tangan Cartier Drive Extra Flat merupakan pilihan jam tangan fasionable yang harus anda pertimbangkan untuk tahun ini.

Seperti produk Cartier lainnya, jam tangan Cartier Drive Extra Flat memiliki bentuk casing yang indah dan ciri khas yang lain daripada yang lain. Bentuk casing-nya sendiri didesign dengan bentuk agak kotak, disertai angka Romawi yang besar dengan dipadu warna putih dan biru, dan hiasan batu safir biru pada bagian crown. Semua itu merupakan ciri khas design terkenal dari jam tangan Cartier yang sangat mudah dikenali, dan tidak pernah berubah dari dulu.

Jam tangan Cartier Drive Extra Flat menggunakan movement ulta-thin dari brand Piaget. Brand Piaget ini merupakan sebuah merek yang paling ternama serta sudah diakui oleh dunia. Sebagai buktinya adalah pada beberapa waktu yang lalu produk mereka yaitu Piaget Altiplano terpilih menjadi jam tangan mekanik yang tertipis di dunia.

Menariknya, kedua brand ini berada di bawah satu manajemen yang sama yakni Richemont Group. Namun bukan hanya Cartier dan Piaget saja yang berada dalam naungan Richemont group, tapi masih banyak brand ternama lainnya yang juga berada di bawah naungan Richemont group misalnya Panerai, Montblanc, IWC, dan beberapa brand terkenal lainnya.

Hal ini tidak mengherankan jika ternyata Cartier menggunakan movement dari Piaget pada produk mereka, Cartier Drive Extra Flat. Dengan memadukan design dari Cartier dan movement ultra-thin dari Piaget, maka dihasilkanlah produk yang bisa dikatakan sebagai ‘the best of two worlds’.

Jam Tangan Cartier Drive ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2016, dan hanya tersedia dalam 1 jenis varian saja yaitu warna pink gold atau yang biasa kita kenal dengan warna rose gold. Harga yang ditawarkan pun bisa dibilang cukup fantastis pada masa itu, yaitu sekitar 18.000 Euro atau jika dirupiahkan sekitar 292 juta Rupiah.

Pada tahun 2018 ini Cartier kembali mengeluarkan varian jam tangan ini dengan bahan yang terbuat dari stainless steel. Jam Tangan ini pun memiliki harga yang lebih ‘terjangkau,’ yakni sekitar 5.000 euro atau jika dirupiahkan sekitar 81 juta Rupiah.

Jam Tangan Cartier Drive 2018 ini menggunakan movement Piaget 430P, yaitu sebuah mesin hand-wound tangguh yang terdiri dari 131 parts dan dihiasi dengan 18 jewels. Jam tangan ini pun dilengkapi dengan fitur cadangan daya (power reserve) yang bisa bertahan sampai 43 jam.

Namun sangat disayangkan, movement ini tidak bisa anda lihat dikarenakan jam tangan ini menggunakan case belakang yang tertutup. Hal ini dilakukan demi mengurangi ketebalan jam tangan ini dan sekaligus meningkatkan daya tahan dalam air yang bisa mencapai hingga 30 meter.

Jam tangan ini didesign dengan dimensi ukuran 38x39mm dengan ketebalan hanya 6,6mm. Jam tangan ini dibalut dengan dengan strap dari kulit buaya asli berwarna biru sehingga membuat jam tangan ini tampil senada dengan warna jarum index.

CORUM, JAM TANGAN KOIN ANTIK

Sebulan yang lalu melalui acara tradefair Baselworld 2018 yang diselenggarakan di Basel, Corum yang merupakan salah satu produsen jam tangan mewah asal Swiss ini meluncurkan sebuah jam tangan yang sungguh unik. Namun keunikan dari jam tangan ini bukan dari movement yang digunakan ataupun dari desainnya. Akan tetapi keunikan jam tangan ini berasal dari material yang digunakan untuk membuat jam tangan ini

Jam tangan ini diperkenalkan dengan nama “Corum Hobo Coin”. Pemberian nama jam tangan ini bukanlah tanpa alasan, pasalnya jam tangan ini memang dibuat dari sekeping uang koin logam asli. Akan tetapi uang koin yang digunakan adalah uang antik yang pernah diproduksi pada tahun 1913 di Amerika Serikat. Hobo Coin sendiri merupakan koin yang biasanya sering digunakan sebagai uang kembalian pada masa itu, dimana pada jaman tersebut tidak ada harganya sama sekali. Jenis material yang dipakai untuk membuat koin ini adalah logam nikel, dimana nikel merupakan jenis logam murah yang dulu tidak ada harganya, sehingga logam ini pun dibuat menjadi uang dengan nilai yang paling kecil.

Uang koin ini sudah tidak lagi di produksi dan dipastikan sudah sangat langka sehingga tidak akan anda temukan lagi dimana-mana. Hal inilah yang membuat Aleksey Saburov, yang merupakan seorang seniman asal Rusia yang tinggal di kota New York ini menyulap koin ini menjadi sebuah jam tangan. Sementara Corum yang ternyata sangat perduli akan nilai sejarah ini pun berkolaborasi dengan Aleksey Saburov. Hobo Nickel Society yang merupakan sebuah organisasi independen yang sangat perduli dengan koin-koin antik ini ternyata membatasi penggunaan dari koin tersebut, oleh karena itu jumlah jam tangan yang dibuat pun sangat terbatas.

Jam tangan Corum Hobo Coin ini memiliki ukuran 43mm, selain itu jam tangan ini pun dihiasi dengan 21 butir batu Rubi yang siap memanjakan mata yang melihatnya. Untuk movement jam ini bekerja dengan cara otomatis serta diklaim mampu menyimpan tenaga sampai dengan 42 jam.

HYT JAM TANGAN DENGAN SISTEM HYDROMECHANICAL

Jam tangan HYT dengan sistem Hydromechanical

Di zaman sekarang yang serba canggih ini, ternyata inovasi yang dihadirkan oleh para produsen jam tangan pun semakin hari semakin bertambah maju. Hal tersebut pun menciptakan berbagai macam ide kreatif dalam memproduksi sebuah jam tangan sebagai penunjuk waktu. Jam tangan yang pada dulunya hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, kini mulai memberikan berbagai macam fitur selain penunjuk waktu.

HYT, ini merupakan sebuah brand dari jam tangan yang baru menjejakan langkahnya di peta jam tangan dunia. Brand ini menawarkan sebuah inovasi jam tangan yang sangat berbeda. Brand HYT ini mengusung inovasi teknologi terkini dan sekaligus juga menggunakan sistem penunjuk waktu kuno. Pada jam tangan ini tidak memiliki jarum yang biasanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, akan tetapi jam tangan ini menggunakan media air sebagai penunjuk waktu.

Media air tersebut akan mengalir didalam selang kecil yang didesign mengelilingi jam tangan tersebut. Ternyata sistem ini diambil dari jaman Mesir kuno, sekitar 3.400 tahun yang lalu, dimana Jam Air ( Clepsydras ) pertama kali ditemukan. Penggunaan sistem Clepsydras pada jam tangan brand HYT ini ternyata juga memberikan tampilan visual yang sangat berbeda dari jam tangan lainnya.

HYT kembali meluncurkan seri terbaru H-2

Menggabungkan beberapa unsur seperti teknologi, seni dan design bukanlah hal yang mudah dikerjakan, terlebih lagi dalam menciptakan sebuah jam tangan. Semua jam tangan dengan Brand HYT ini menggunakan cairan untuk menampilkan waktu. Tabung kecil yang terbuat dari kristal safir diisi dengan cairan yang berwarna. Cairan tersebut bergerak didalam tabung secara terus-menerus untuk menunjukkan menit, Untuk membuat pergerakan cairan itu HYT menggunakan sistem “two bellows-style chambers” dimana pergerakan dua buah chamber menghasilkan gaya untuk menggerakan cairan tersebut.

Selain itu penggunaan sistem ini pun menambah daya tarik secara visual dari jam tangan ini. Pada bagian depan jam tangan ini dilindungi dengan case yang berbentuk kubah yang terbuat dari kristal safir sehingga Anda bisa dengan leluasa melihat hampir seluruh tabung berisi cairan berwarna yang bergerak di sekeliling jam tangan ini. Jam tangan HYT ini hadir dengan ukuran 48 mm dan diproduksi secara terbatas untuk setiap varian, yaitu antara 20 sampai dengan 25 buah saja.

SevenFriday adalah salah satu dari sekian banyaknya brand jam tangan baru yang berhasil meraih kesuksesannya dalam waktu yang cukup singkat. Brand SevenFriday ini didirikan pada tahun 2012 oleh Daniel Niederer dan memiliki pasar tersendiri khususnya untuk para pecinta jam tangan di seluruh dunia dengan menampilkan design serta strategi pemasaran mereka yang cukup unik. Kombinasi design yang unik serta penentuan harga jual yang tepat ternyata mengundang sejumlah respon yang positif dari pasar.

SevenFriday brand baru yang unik

Jam tangan SevenFriday ini bukan berasal dari Swiss. Untuk jeroannya SevenFriday menggunakan mesin Miyota asal Jepang, sedangkan untuk parts lainnya diimpor langsung dari Hongkong dan China.

Dari segi designnya sendiri, Sevenfriday menawarkan design tampilan yang sangat berbeda dengan kabanyakan jam tangan lainnya. Jam tangan ini berbentuk kotak persegi empat, dan memiliki dial (tampilan) seperti bagian dalam dari sebuah mesin yang sangat rumit. SevenFriday memiliki tema desain yang disebut dengan “impressive mechanical display of visual complications”.

Tampilan dial SevenFriday

Dari segi ukurannya, jam tangan ini memiliki diameter yang cukup besar, yakni 47 mm. Walaupun memiliki tampilan yang sangat rumit, sebenarnya jam tangan ini hanya berfungsi sebagai penunjuk jam, menit, detik dan siklus 24 jam saja. Bagi mereka yang belum terbiasa membaca jam tangan ini mungkinakan terasa membingungkan, akan tetapi jika sudah terbiasa maka ini bukan merupakan sebuah masalah.

Jam tangan SevenFriday ini menawarkan dua jenis varian yaitu tipe P-Series dan tipe M-Series. Tipe M-Series merupakan tipe yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2012 yang lalu. Sedangkan untuk Tipe P-Series diluncurkan beberapa tahun kemudian serta memiliki sekitar 13 varian termasuk dengan jam tangan yang dibuat dengan terbatas (limited edition).

SevenFriday M1

Untuk bahannya sendiri Jam tangan SevenFriday menggunakan material besi stainless 316L Steel Grade yang diklaim memiliki mutu tinggi. Material jenis ini juga banyak digunakan oleh para produsen jam tangan mewah asal Swiss seperti Tag Heuer, Breitling, Omega dan yang lainnya.

Walaupun memiliki ukuran yang cukup besar ternyata jam tangan ini terasa sangat nyaman saat dipakai. Anda bisa dapat merasakan kualitas dari bahan yang dugunakan serta pengerjaannya yang sangat rapi. Ditambah lagi dengan tampilan design yang sangat unik maka akan menarik perhatian bagi orang-orang yang melihatnya. Selain itu jam tangan ini memiliki ketahanan air sampai dengan 3 ATM atau sekitar 30 meter.

Packaging box dari SevenFriday

Dari segi Packaging-nya sendiri pun sangat menarik, dimana jam tangan ini dibungkus dalam sebuah kotak unik yang terbuat dari kayu. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa faktor presentasi dari sebuah produk merupakan hal yang sangat penting untuk sebuah brand. Dan untuk harganya sendiri, Jam tangan SevenFriday ini dijual dengan harga sekitar 12 – 28 juta Rupiah.

JAM TANGAN TERMAHAL DIDUNIA

Rolex Daytona

Pada bulan Oktober 2017 tahun lalu, Rolex Daytona Paul Newman telah resmi memecahkan rekor di dunia dengan menyandang gelar sebagai jam tangan termahal yang di dunia. Jam tangan Rolex Daytona Paul Newman ini terjual dalam sebuah acara lelang yang diadakan di kota New York dengan harga yang sangat fantastis yaitu 17,75 juta Dollar AS. Rolex yang dibuat dengan bahan stainless steel ini berhasil mengalahkan harga dari Patek Philippe 1518 yang terjual dengan harga 11 juta Dollar AS pada tahun 2016. Kenapa Rolex Daytona ini menjadi Jam Tangan Termahal di Dunia? Berikut kami rangkum sejarah singkat dari Rolex Daytona Paul Newman.

Apa Itu Paul Newman Daytona?
Mungkin nama Paul Newman Daytona sudah tidak asing lagi khususnya di kalangan para Kolektor jam tangan Rolex vintage. Jam tangan yang merupakan icon terkenal merek Rolex ini sebenarnya resmi duluncurkan dengan nama Rolex Cosmograph Daytona yang pertama kali diproduksi pada tahun 1967.

Rolex Daytona kalah bersaing dengan Omega Speedmaster

Pada awalnya perjalanan dari Rolex Daytona ini kalah bersaing dengan Omega Speedmaster untuk menjadi jam tangan yang digunakan Para Astronot NASA ke bulan. Kemudian Rolex pun mencari alternatif lain dengan menjadi icon waktu untuk dunia balap seperti LeMans, dan akhirnya Rolex pun memutuskan untuk menggunakan nama Daytona sebagai seri koleksinya.

Nama Rolex Daytona ternyata tidak bisa langsung sukses dipasaran. Jam tangan Paul Newman Daytona yang kita kenal sekarang ini awalnya disebut dengan ‘exotic dial’. Jam tangan ini kurang diminati oleh para kolektor. Kemudian saat Paul Newman muncul di samul halaman depan sebuah majalah Italia dan mengenakan jam tangan ini, Rolex Daytona Ref 6239 pun mulai dikenal serta diburu oleh para kolektor jam tangan. Akhirnya jam tangan ini pun dikenal dengan nama Paul Newman Daytona.

Daytona Milik Paul Newman
Apa yang membuat Rolex Daytona Paul Newman ini menjadi Jam Tangan yang paling mahal di Dunia? hal itu dikarenakan karena jam tangan ini merupakan satu-satunya yang ada di dunia. Atau bisa juga dikatakan jam tangan ini adalah jam tangan yang benar-benar milik Paul Newman dan dipakai oleh Paul Newman sendiri.

Rolex Daytona ref.6239

Paul Newman adalah seorang pembalap mobil dan sekaligus menjadi aktor. Paul Newman mendapatkan jam tangan itu dari istrinya, Joanne Woodward. Ciri khusus yang terdapat pada Rolex Daytona ref.6239 adalah adanya tulisan grafir yang dibuat di bagian belakang jam dan bertuliskan “DRIVE CAREFULLY ME”.
Jadi tidak usah heran jika Paul Newman sering kali tertangkap kamera saat mengenakan Daytona kesayangannya baik ketika ia sedang balapan, akting, bahkan disaat bersantai.

Paul Newman dan istrinya (Joanne Woodward)

Pada tahun 1984 Paul Newman kemudian menghadiahkan Daytona kesayanganya kepada teman dekat keluarganya yang bernama James Cox. James Cox kemudian memutuskan untuk melelang jam tangan tersebut setelah dia jaga selama 33 tahun tepatnya tahun 2017 lalu.

Hasil lelang jam tangan tersebut mencapai 17,75 juta Dollar AS dan sekaligus membuat jam tangan Rolex Daytona Paul Newman sebagai Jam Tangan Termahal di Dunia pada saat ini.