KINI MAIN GAME BUKAN SEKEDAR HOBI TAPI PROFESI

Di zaman era digital seperti sekarang ini ternyata perkembangan industri game di Indonesia telah tumbuh maju dan berkembang pesat. Tren-nya terus tumbuh dan berkembang subur.

Hadiah yang ditawarkan untuk kompetisi pun semakin tahun semakin tinggi. Yang dulunya hanya berkisar 2-3 juta Rupiah untuk juara pertama kompetisi, saat ini sudah meningkat menjadi ratusan juta bahkan ada yang mencapai satu milyar rupiah. Apakah ini menunjukan bahwa Atlet E-Sports sudah merupakan sebuah Profesi yang layak ?

Menurut data Acer salah satu perusahaan perangkat komputer terkemuka di dunia yang sekaligus sebagai promotor kompetisi game, e-sport sendiri di Asia Tenggara ini diperkirakan akan melonjak 36,1 persen pada tahun 2019 nanti. Angka ini berada di atas Amerika Latin dengan estimasi kenaikan sebesar 24,7 persen. Jumlah yang terlibat dalam e-sport ini mencapai 385 juta jiwa pada tahun 2017 lalu, baik itu peserta maupun penonton itu sendiri. Di Asia Pasifik sendiri diprediksi menyumbangkan porsi paling banyak, yaitu sebesara 51 persen penggemar e-sport.

Jadi tidaklah heran jika kompetisi game mulai disahkan untuk menjadi sebuah kompetisi olah raga di event nasional maupun di event internasional, mulai dari Asian Games sampai Olimpiade. Game komputer ini pun sudah diakui sebagai bagian dari olahraga dengan nama e-sport. Dan disinilah dibutuhkan sebuah wadah untuk memajukan prestasi para atlet-atlet e-sport di Indonesia, yang sudah semakin menjamur.

Eddy Lim selaku Ketua Umum ieSPA bercita-cita ingin membuat para gamers di Indonesia dapat berprestasi serta sekaligus menjadikan game sebagai mata pencaharian yang menjanjikan. Termasuk juga menjadikan game sebagai salah satu olah raga yang bisa dimainkan di skala regional dan internasional. Atas dasar itulah kemudian beliau membentuk sebuah wadah yang bernama IeSPA, singkatan dari Indonesia e-Sport Association, dan sekaligus bertindak sebagai Ketua Umum di organisasi itu.

IeSPA ini sendiri berdiri sejak tahun 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas serta semangat untuk berkompetisi masyarakat melalui e-sport. Selain menjadikan masyarakat Indonesia lebih berprestasi di bidang e-sport, IeSPA bertujuan untuk menyebarluaskan e-Sport hingga ke suluruh penjuru tanah air.

Asosiasi Liga Game Indonesia yang saat ini telah tercatat memiliki komunitas berjumlah 330.000 orang yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.