Insting Tajam Bisnis Ronaldo

Malam kemarin Piala Dunia 2018 menyuguhkan partai yang cukup menarik dimana Portugal melawan Maroko. Laga ini menjadi pentahbisan tahta untuk Cristiano Ronaldo sebagai seorang atlit sepak bola terbaik sejagat raya.

Pada pertandingan perdananya melawan Spanyol, Ronaldo mencetak hattrick ke gawang milik David De Gea serta mampu memberikan hasil imbang 3-3. Ronaldo bukan hanya hebat saja, tapi bisa diandalkan. Penampilan Ronaldo selalu mengangkat performa tim secara keseluruhan.

Di usianya saat ini yang sudah menginjak 33 tahun pun kondisi fisik Ronaldo masih tetap prima. Bagaikan anggur, Ronaldo semakin bernilai seiring dengan bertambahnya umur. Menurut CIES Football Observatory, saat ini Ronaldo dihargai 103,4 juta euro atau setara dengan 1,7 triliun Rupiah. Ronaldo menempati urutan ke 24 dari 100 nama atlit sepak bola termahal versi CIES, akan tetapi dari segi umur Ronaldo menjadi yang tertua dari 100 nama tersebut. hal itu menunjukan bahwa usia bukanlah halangan bagi Ronaldo untuk terus menjadi seorang pemain sepak bola bernilai tinggi.

Dengan performanya yang luar biasa ini membuat Ronaldo dibayar mahal. Bukan hanya oleh Real Madrid, namun sederetan sponsor pun rela menggelontorkan sejumlah uang agar Ronaldo mejadi papan iklan mereka. Seperti Nike, Tag Heuer, Armani, Unilever dan bebrapa sponsor lainnya.

Insting Bisnis Tajam
Ronaldo tidak hanya bersenang-senang menikmati kekayaannya dengan mengoleksi berbagai mobil mewah. Ronaldo juga membangun kerjaaan bisnisnya agar masa depannya lebih terjamin jika suatu saat nanti Dia gantung sepatu.

Ronaldo memiliki merek fashion sendiri dengan nama CR7, yang dimulai pada tahun 2014 lalu. Salah satu desainer fashion yang ikut memberikan karyanya untuk CR7 adalah Richard Chai.

Bukan hanya itu saja, Ronaldo ternyata juga memiliki bisnis di bidang perhotelan dengan nama Pestana CR7 Hotel yang dibangun di kampung halamannya, Medeira Potugal. Hotel milik Ronaldo ini dibuka pada tahun 2015. Hanya berselang 1 tahun, Pestana CR7 Hotel yang kedua pun dibuka di ibukota Portugal yaitu Lisbon. Bisnis Hotel ini sudah bersiap-siap untuk mengepakkan sayapnya ke negara lain. Rencananya, Pestana CR7 Hotel akan dibuka di Madrid Spanyol serta di New York Amerika Serikat.

Saat ini tidak sedikit pemain sepak bola yang hidupnya terlunta-lunta setelah gantung sepatu. Namun sepertinya hal ini tidak akan berlaku dengan Ronaldo. Dengan bisnisnya yang ckup untuk menunjang hidup setelah pensiun nanti, bahkan mungkin bisa bertahan sampai dengan tujuh turunan.

Tidak hanya memiliki insting tajam dalam mencetak gol, ternyata insting bisnis Ronaldo tidak kalah diluar lapangan hijau.

TIMNAS PORTUGAL DISARANKAN UNTUK “MASTURBASI”

Beberapa waktu lalu seorang terapis seks ternama asal Portugal, yaitu Vera Ribeiro, mengusulkan sebuah saran yang dinilai oleh sebagian kalangan cukup kontroversial kepada para pemain timnas Portugal agar fokus mereka bisa tetap terjaga di Piala Dunia 2018.

Psikolog ahli di bidang seks yang sekaligus merupakan istri kiper timnas Portugal, Rui Patricio ini sempat memberikan saran kepada pelatih timnas Portugal yakni Fernando Santos, agar mengizinkan Cristiano Ronaldo besarta rekan se-timnya melakukan masturbasi secara rutin. Menurut hasil penelitian beliau, ia menemukan fakta bahwa para atlit sepak bola tidak bisa setiap saat dapat menyalurkan kebutuhan biologis mereka dikarenakan dengan padatnya kesibukan mereka. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang jarang sekali ditemani oleh istri mereka maupun pasangan mereka agar bisa melampiaskan hasrat biologisnya.

Ribero juga mengatakan bahwa kebutuhan seks adalah salah satu terapi yang sangat baik terutama untuk para atlit. Atas dasar itulah, ia kemudian menilai bahwa cara penyaluran seks yang paling tepat ketika tidak bisa melakukan aktivitas bercinta adalah dengan cara masturbasi. Dia juga menilai aktivitas ini jika dilakukan secara rutin bisa meredakan stres dan kecemasan jauh lebih baik ketika dihadapkan dengan turnamen yang sangat berat seperti Piala Dunia 2018.

Sebaliknya dengan melarang para pemain melakukan aktivitas seks termasuk didalamnya larangan untuk masturbasi, justru akan banyak memberikan efek negatif kepada para pemain. Walau demikian performa para pemain sepakbola tidak bisa dikaitkan dengan kebutuhan seks. Namun, aktivitas biologis tersebut dinilai dapat meredakan ketegangan dan tingkat kecemasan para pemain sebelum bertanding.